Jejak Hidup Terakhir Majapahit Di Tanah Jawa

Lumajang adalah salah satu kabupaten yang terletak di daerah Tapal Kuda Provinsi Jawa Timur. Di sebelah barat ada sejumlah gunung Bromo-Tengger-Semeru. Dengan puncak Gunung Semeru dan Gunung Bromo. Timur laut adalah ujung barat Pegunungan Iyang. Lumajang adalah salah satu daerah di Jawa Timur yang memiliki kekayaan budaya yang kaya. Inilah suku Tenggerian, dikatakan sebagai sisa terakhir Majapahit di tanah Jawa, yang menjunjung tinggi tradisi dan kepercayaan raja agung.

Kabupaten Lumajang memiliki iklim tropis. Bulan-bulan kering ketika jumlah curah hujan kurang dari 100 mm per bulan. Bulan, terjadi pada bulan Juli, Agustus dan September, sedangkan bulan lainnya adalah bulan basah. Suhu sebagian besar berada pada kisaran 24 ° C – 32 ° C, sedangkan di daerah pegunungan dapat mencapai 5 ° C, terutama di lereng Gunung Semeru. Di Kabupaten Lumajang ada jalan raya provinsi sedang dan kereta api Surabaya-Jember-Banyuwangi. Kereta api melintasi beberapa distrik utama. Selain angkutan umum di atas, orang Lumajang mengenal angkutan umum, yaitu becak dan dokar.

Gunung Bromo
Gunung yang terletak di wilayah Jawa Timur ini sebenarnya sangat terkenal di hati para wisatawan. Di objek wisata Lmajang ini, pengunjung dapat menyaksikan keindahan matahari terbit atau matahari terbit dari puncak Bromo.

Climb 1 adalah tempat terbaik untuk menyaksikan matahari terbit. Lokasi ini adalah yang tertinggi di antara bukit-bukit lainnya. Di sini, pengunjung dapat langsung menyaksikan keindahan matahari terbit di pagi hari. Dengan keindahan lembah masih tertutup kabut.

Selain pendakian 1, ada tempat terbaik untuk menyaksikan matahari terbit, yaitu pendakian 2. Meskipun lokasinya masih kurang tinggi dari pendakian 1, akses ke Lumajang jauh lebih mudah dengan tantangan yang lebih mudah.

Selain menyaksikan keindahan matahari terbit, ada keindahan lain yang telah ditunggu pengunjung. Yakni, keindahan kawah di Gunung Bromo. Di tempat wisata Lumajang ini, pengunjung dimanjakan dengan keindahan kawah Bromo yang sangat menawan.

Untuk mencapai kawah Bromo, ada cara yang tak kalah seru. Yakni, menunggang kuda. Jika Anda merasa malas menaiki tangga di sini atau tidak merasa kuat, pengunjung dapat memilih untuk menunggang kuda sambil menikmati keindahannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *